STUDI KASUS
Embedded Systems 2026
Prototype Pengering Padi Otomatis Berbasis Arduino Uno
Prototype sistem embedded stand-alone berbasis Arduino Uno untuk mengendalikan proses pengeringan gabah menggunakan sensor DHT22, heater ceramic AC, kipas DC, motor pemutar wadah silinder, LCD I2C, dan push button. Firmware menerapkan pemantauan suhu dan kelembapan relatif, kontrol suhu berbasis histeresis, Emergency Stop, penanganan kegagalan sensor, serta respons aman terhadap kondisi suhu berlebih.
TEKNOLOGI
Arduino Uno / C/C++ / DHT22 / I2C / Relay Control / Embedded Systems
TANTANGAN
Pengeringan gabah secara konvensional bergantung pada kondisi cuaca, membutuhkan area terbuka yang cukup luas, pengawasan selama proses, serta pembalikan gabah secara manual. Project ini membutuhkan prototype yang dapat mengendalikan kondisi ruang pengering secara otomatis sekaligus menjaga gabah tetap bergerak agar distribusi panas lebih merata.
YANG DIBANGUN
-
01
Kontrol suhu otomatis berbasis histeresis sekitar 45–50°C.
-
02
Pemantauan suhu dan kelembapan relatif ruang pengering menggunakan DHT22.
-
03
Motor DC beroperasi secara kontinu selama proses normal untuk memutar wadah pengering.
-
04
Emergency Stop, penanganan kegagalan sensor, dan kondisi aman saat suhu melebihi 60°C.
-
05
Status proses melalui LCD I2C dan diagnostic logging melalui Serial.
PENDEKATAN
Firmware Arduino Uno dikembangkan untuk membaca suhu dan kelembapan relatif dari sensor DHT22 secara berkala serta mengendalikan heater, kipas, dan motor DC melalui relay. Heater menggunakan logika histeresis pada rentang sekitar 45–50°C, sedangkan kipas dan motor tetap aktif selama operasi normal. Sistem juga menangani Emergency Stop, kegagalan pembacaan sensor, dan kondisi suhu di atas 60°C dengan mengubah aktuator ke kondisi yang lebih aman. Status operasional ditampilkan melalui LCD I2C dan diagnostic log dikirim melalui Serial.
TAMPILAN TERPILIH
Buka tampilan 01 dalam ukuran penuh
Buka tampilan 02 dalam ukuran penuh
Buka tampilan 03 dalam ukuran penuh
Buka tampilan 04 dalam ukuran penuh
Buka tampilan 05 dalam ukuran penuh
HASIL
Prototype berhasil mengintegrasikan pemantauan sensor, pengendalian pemanas, sirkulasi udara, pemutar wadah, tampilan LCD, dan fungsi penghentian manual ke dalam satu sistem embedded stand-alone. Pada satu skenario pengujian terdokumentasi menggunakan 500 gram gabah, pengukuran kadar air menggunakan moisture meter berubah dari 24,2% menjadi 13,8% dalam 90 menit. Hasil tersebut merupakan hasil pada kondisi pengujian yang dilaporkan dan tidak digeneralisasi untuk kapasitas, varietas, atau kondisi lingkungan lainnya.
Punya kebutuhan sistem yang serupa?
Ceritakan proses kerja atau masalah yang ingin diselesaikan. Saya dapat membantu memetakan kebutuhan teknis dan pendekatan yang sesuai.
Diskusikan Kebutuhan