Kembali ke semua proyek

STUDI KASUS

Edukasi & QR Web 2023

Platform Edukasi Flora & Fauna Yamai ATID

Aplikasi web untuk mengenalkan koleksi flora dan fauna di Taman Yamai ATID. Pengunjung dapat membuka informasi setiap koleksi atau memindai QR Code di area taman, sedangkan pengelola memperbarui data, gambar, jumlah, dan QR Code melalui dashboard.

TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN

Laravel 10 / PHP 8.1 / MySQL / Blade / Bootstrap 5 / AdminLTE 3 / JavaScript / Vite / Simple QR Code / TCPDF

Pratinjau proyek Platform Edukasi Flora & Fauna Yamai ATID

MASALAH

Papan informasi di area taman memiliki ruang terbatas dan tidak mudah diperbarui. Pengunjung tetap membutuhkan nama umum, nama lokal, nama latin, bioma, dan penjelasan singkat untuk setiap koleksi. Di sisi pengelola, data dan QR Code harus mengarah ke informasi yang sama agar pembaruan tidak dilakukan berulang kali.

FITUR UTAMA

  1. 01

    Katalog publik flora & fauna

    Flora dan fauna dikelompokkan berdasarkan kategori agar koleksi lebih mudah dijelajahi.

  2. 02

    Informasi lengkap per koleksi

    Nama umum, nama lokal, nama latin, kategori, bioma, jumlah, deskripsi, dan gambar tersedia pada satu halaman.

  3. 03

    Pemindai QR dari browser

    Kamera ponsel dapat membuka halaman koleksi langsung dari QR Code di area taman.

  4. 04

    Pengelolaan data terpusat

    Dashboard admin menyediakan pencarian, filter kategori, formulir data, gambar, dan pembaruan jumlah.

  5. 05

    QR Code siap cetak

    Kode dapat dibuat per koleksi lalu diunduh satu per satu, sebagai ZIP, atau sebagai lembar PDF.

  6. 06

    Dashboard & laporan

    Ringkasan flora dan fauna tersedia di dashboard, sedangkan data entitas dapat diekspor ke PDF.

IMPLEMENTASI

Saya membuat katalog publik terpisah untuk flora dan fauna, lengkap dengan halaman detail dan pemindai QR berbasis kamera browser. Di sisi admin, pengelola dapat menambah, mencari, menyaring, mengubah, dan menghapus data koleksi beserta gambarnya. QR Code dibuat dari catatan yang sama dan dapat diunduh satu per satu, sekaligus dalam ZIP, atau dalam lembar PDF siap cetak. Dashboard merangkum jumlah koleksi, sementara laporan entitas dapat diekspor ke PDF.

HASIL

Data koleksi, halaman yang dibaca pengunjung, dan tujuan QR Code tersambung dalam satu alur. Ketika informasi diperbarui, pengelola tidak perlu menyusun ulang halaman terpisah. Pengunjung mendapat cara yang cepat untuk mengenali koleksi, sedangkan pengelola tetap memiliki dashboard dan keluaran cetak untuk pekerjaan sehari-hari.

Ingin membuat aplikasi dengan kebutuhan serupa?

Jelaskan siapa penggunanya, bagaimana prosesnya berjalan, dan fitur apa yang dibutuhkan. Saya akan mempelajarinya sebelum membahas solusi teknis.

Bahas Proyek